Para Orang Tua dan Calon Orang Tua Wajib Baca Ini ! Apalagi Ditengah Pandemi Seperti Sekarang
Hola teman-teman ! Bertemu dengan aku lagi. Lagi corona gini, salah satu wishlist sebagian orang mungkin sudah terpenuhi yaitu rebahan dan santai. Tapi ini kelamaan woy:( Disini aku pengen berbagi informasi mengenai stres pada anak saat di rumah karena aku baca di twitter banyak anak yang ngeluh dan aku juga ngerasain:( Sebenernya sasaran tulisan ini adalah para orang tua. Tapi kita juga calon orang tua, kan? Makannya aku bikin tulisan ini agar hal yang tidak menyenangkan tidak akan terjadi pada anak kita kelak. Jenis tulisan ini adalah artikel eksposisi. Kritik dan saran sangat diterima dan akan sangat bermanfaat bagi aku sebagai penulis. Semoga tulisan aku sampai ke orang tua aku dan kalian,ya!
(Foto: Thinkstock)
Siapa yang merasa stres atau tertekan di rumah,
apalagi saat pandemi virus Corona sedang merebak seperti sekarang? Dr. Seto Mulyadi,
M. Psi., atau yang akrab disapa Kak Seto (psikolog) mengatakan beliau
menerima beberapa laporan termasuk dari Lembaga Peduli Anak Indonesia, bahwa
banyak anak-anak yang mengalami stres, tertekan karena himbauan isolasi di
rumah yang terjadi akibat pandemi virus Corona. Salah satu penyebab anak stres
atau tertekan dikarenakan cara orang tua menghadapi putra-putrinya. Orang tua juga
tak kalah merasa tertekan karena mereka tiba-tiba menjadi seorang 'guru' di
dalam rumah dan kemudian mencoba untuk menjelaskan, menerangkan bahkan
terkadang memaksa agar anak mengerti. Tekanan-tekanan demikian tanpa sadar
menimbulkan kekerasan pada anak dan membuat anak stres.
Para orang tua di rumah pastinya banyak memikirkan berbagai masalah yang akan dan sedang mereka hadapi. Masalah ekonomi, pekerjaan, mendidik anak dan yang lainnya menjadi hal yang tidak mudah diselesaikan secara instan. Ternyata dalam berbagai masalah khususnya masalah di rumah, Kak Seto memiliki 'resep' bagaimana cara menghadapinya. 'Resep' yang Kak Seto miliki ini sudah diterapkan pada anak-anak dan cucunya, lho.
Ya, GEMBIRA. Gembira adalah bagaimana kita sebagai orang tua tetap semangat dalam menghadapi apapun. Kak Seto juga memberikan makna pada setiap huruf dari kata GEMBIRA. Ini dia 'resep' dibalik kata GEMBIRA yang dapat diterapkan oleh seluruh keluarga di Indonesia.
Dari huruf 'G' terdapat makna gerak. Jangan biarkan fisik kita hanya berbaring dan memainkan gadget saat di rumah. Lakukanlah gerakan fisik di rumah seperti senam, menyapu, membersihkan hiasan, mengepel lantai dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bermanfaat. Fisik yang bergerak mampu memberikan energi positif dan mengalirkan peredaran darah.
Huruf berikutnya adalah 'E' yang berarti emosi cerdas. Emosi cerdas adalah bagaimana kita dapat mengatur emosi dengan baik. Marah, khawatir, merasa bersalah dan lain-lain merupakan emosi yang dirasakan. Namun bagaimana cara menyikapi emosi tersebut? Dikutip dari instagram Kak Najeela Shihab (psikolog), bahwa saat sedang emosi adalah tenangkan diri. Saat sedang bersama anak dan emosi melanda, tunda sejenak berbicara dengan anak lalu tenangkan diri. Hindari interaksi saat emosi sedang menggebu-gebu. Setelah menenangkan diri dan pikiran sudah jernih, sampaikanlah apa yang salah tanpa merusak persahabatan anak dengan orangtua.
Setelah huruf 'E', adalah huruf 'M' yang artinya makan dan minum yang sehat. Makanlah makanan yang bergizi dan minum yang cukup agar tetap sehat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. 'B' adalah beribadah dan berdoa. Berdoa dan dekatkanlah diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita semua diberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai masalah yang menimpa. Huruf 'I' memiliki makna istirahat. Istirahat merupakan salah satu hal penting baik bagi orang tua maupun bagi anak. Istirahatlah yang cukup untuk mengembalikan energi yang telah habis karena aktivitas seharian.
Selanjutnya huruf 'R' yang artinya rukun. Jagalah keharmonisan di dalam rumah agar tetap rukun. Ramah kepada anak, istri, dan suami sehingga tercipta suasana rukun untuk membangun keluarga yang kompak. Berkomunikasilah dengan baik, khususnya ketika sedang berkomunikasi dengan anak. Intonasi, pilihan kata, ekspresi wajah dan detil lainnya menjadiluar biasa penting bagi anak.
Yang terakhir adalah huruf 'A' yang berarti aktif dan berkarya. Ketika sedang berada di rumah, tetaplah aktif dalam hal positif yang tentu menghasilkan sebuah karya, seperti menulis yang menghasilkan sebuah artikel dan melukis sehingga terciptalah suatu lukisan. Rumah yang bersih, pekerjaan yang selesai dan berhasil memperbaiki barang yang rusak juga dapat menjadi sebuah karya yang telah berhasil dilakukan di rumah. (Nadya Nur Afiffah)
Sumber :
- https://20.detik.com/detikflash/20200425-200425030/kak-seto-banyak-anak-tertekan-saat-belajar-di-rumah?utm_content=detikcom&utm_term=echobox&utm_medium=oa&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_source=Twitter#Echobox=1587793730
- https://20.detik.com/e-flash/20200404-200404058/pandemi-corona-kak-seto-ajak-indonesia--tetap-gembira
- https://www.instagram.com/najelaashihab/

Komentar
Posting Komentar